Saturday, February 17, 2007

Sebuah Usulan Ke Pak Dubes Tentang Fiskal

Pada tanggal 7 Januari 2007, saya mengirimkan email ke Bapak Dubes RI di Singapura sesuai alamat email di http://www.kbrisingapura.com mengenai usulan pembebasan fiskal luar negeri bagi WNI yang berdomisili di Singapura dan sampai Chinese New Year hari ini belum ada balasan.

Berikut adalah email yang saya kirimkan ke beliau :

"Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Yth. Pak Wardana,

Melalui email ini saya ingin memohon bantuan Bapak selaku Duta Besar Indonesia di Singapura sekiranya bisa membantu atau meneruskan usulan mengenai pembebasan pembayaran fiskal luar negeri di pelabuhan Batam bagi para WNI yang berdomisili di Singapura.

Adapun alasan-alasan umum yang mendasari usulan tersebut di atas adalah sebagai berikut :

- Para pemegang paspor Kepri (Kepulauan Riau) mendapatkan pembebasan biaya fiskal luar negeri dengan alasan yang saya tidak tahu. Kalo para pemegang paspor Kepri bisa mendapatkan pengecualian atau hak istimewa, saya kira para WNI yang berdomisili di Singapura juga berhak mengusulkan yang sama.

- Pemberian bebas fiskal kepada pemegang paspor Kepri jelas-jelas menguntungkan pihak yang akan dikunjungi dalam hal ini Singapura atau Malaysia.

- Pemberian bebas fiskal bagi para WNI yang berdomisili di Singapura jelas-jelas akan menguntungkan pemerintah RI (Batam) daripada pemberian bebas fiskal pemegang paspor Kepri.

- Pemberian bebas fiskal bagi para WNI yang berdomisili di Singapura akan menggairahkan perekonomian di Batam dengan banyaknya pengunjung yang akan membelanjakan uangnya di Batam.

- Pemberian bebas fiskal bagi para WNI yang berdomisili di Singapura akan menarik minat investor dan para pelaku bisnis dari kalangan WNI di Singapura untuk datang berinvestasi dan berbisnis di Batam.

- Alasan Menteri Pariwisata, Bapak Jero Wacik, dalam menolak usulan bebas fiskal bagi seluruh WNI dengan alasan demi menggairahkan wisata domestik dalam hal ini tidak berlaku untuk para WNI yang tinggal di Singapura. Justru sebaliknya arus wisata domestik di Batam akan diuntungkan dengan pemberian bebas fiskal bagi para WNI yang berdomisili di Singapura. Hal ini akan berimbas juga terhadap arus wisata ke Padang dan Medan seandainya bebas fiskal bagi para WNI yang berdomisili di Singapura diberlakukan juga di imigrasi daerah tersebut sehubungan tersedianya penerbangan langsung dari Singapura ke Padang dan Medan dan mungkin juga daerah-daerah laen yang saya tidak tahu.



Selain itu, saya juga punya alasan pribadi yg melatarbelakangi usulan saya tersebut di atas sebagi berikut :

- Saya sedang merintis beberapa bisnis retail di Batam dan bisnis ini memerlukan saya untuk sering bepergian ke Batam dan saya sangat merasa diberatkan dengan biaya fiskal luar negeri sebesar Rp. 500 ribu setiap kali saya harus kembali ke Singapura.

Memang selama ini kita sebagai WNI yang berdomisili di luar negeri mendapatkan 4 kali bebas fiskal per tahun, tapi ini benar-benar tidak cukup mengingat kedekatan geografis Batam (Sumatra) ke Singapura yang tentunya merangsang para WNI di Singapura untuk lebih sering mengunjungi Batam(Sumatra) dengan beragam alasan.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas perhatian Bapak terhadap usulan saya ini.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb. "

Tidak adanya respon dari pak Dubes terhadap email saya di atas membuat saya bertanya-tanya, jangan-jangan usulan saya tersebut salah sasaran. Tapi, meski salah sasaran, tidak kah saya sebagai pembayar pajak berhak mendapatkan satu atau dua patah kalimat jawaban dari pejabat yang gajinya diambilkan dari pajak yang saya bayarkan ? Hehe.. kayak di film-film Hollywood aja lagaknye :-)

Yah dengan publikasi blog ini, kali aja ada pejabat yang membaca dan memberikan sekedar respon....

GONG XIE FAT COI !!!

Thursday, February 01, 2007

Milis Orang Indonesia Di Singapura

Lagi nganggur-nganggur di kantor Kuala Lumpur, iseng-iseng membaca kembali Serabi ini dan komentar-komentar yang diberikan, hari ini saya tergerak untuk menulis lagi. Yah saya pikir saya harus meneruskan blog ini karena insya Allah ada manfaatnya. Meskipun sedikit ;)

Kali ini saya akan menulis tentang milis orang-orang Indonesia yang ada di Singapura yang saya tahu.

Berikut adalah milis-milisnya :

CINTAKITABKUNING
Email subscribe : cintakitabkuning-subscribe@yahoogroups.com
Cintakitabkuning adalah group yang berusaha mengembangkan persaudaraan, keakraban, keilmuan, dan semangat tolong menolong sesama anggotanya.
Digawangi oleh abang Riad Gozan. Seorang ahli motivasi muda nan ganteng asal Cirebon yang sangat komplit. Bapak dari 5 orang anak ini tidak hanya jago Oracle, tapi juga seorang Entrepeneur sukses, atlet serba bisa termasuk marathon, penghapal al-Quran, CEO Brain Power Consulting, penulis buku produktif dan juga pembaca al-Quran yang sangat merdu sehingga tak heran kalo beliau juga menjadi imam masjid besar Yishun, Singapura. Abang Riad Gozan ini juga sering diundang untuk mengisi forum-forum diskusi eksekutif di Jakarta maupun kota-kota besar lainnya.


Foto abang Riad Gozan, sang pakar motivasi

Anggota milis ini berkumpul setiap Jumat malam dirumah anggota secara bergiliran untuk mendengar sentuhan-sentuhan motivasional, spiritual dan juga inspirasional dari abang Riad. Mendengar materi-materi motivasi dari abang Riad ini kita seolah-olah tersihir dan sering tidak sadar kalo waktu sudah larut malam.
Selain itu antar anggota juga sering berdiskusi tentang topik-topik keagamaan, bisnis, pendidikan keluarga, peningkatan kualitas hidup dll.


INDO-SING
Email subscribe : indo-sing-subscribe@yahoogroups.com
Forum: http://indo-sing.org
Blog: http://indo-sing.org/blog
Wiki: http://wiki.indo-sing.org
Friendster: http://friendster.com/28574064
Milis ini membernya siapa saja warga Indonesia yang ada di Singapura. Saya yakin ada juga member yang sedang mencari kerja atau sekolah di Singapura atau mungkin juga ada yang iseng-iseng aja sekedar memonitor celotehan orang-orang Indon di Sing.
Apa saja boleh diposting di milis ini. Tapi kebanyakan menjadi ajang pertanyaan untuk mencari informasi seputar Singapura. Kadang-kadang juga diadakan acara kopdar di warung atau restoran yang dimiliki orang Indonesia. Sering juga dijadikan ajang sharing pengalaman tentang pengurusan administrasi di Singapura seperti Employment Pass, Permanent Resident dll.
Buat anda yg lagi cari kerja boleh juga gabung di milis dan teriak-teriak minta dicarikan kerjaan :)
Uniknya, diskusi di milis bisa berputar-putar seputar living cost, pengurusuan paspor, bebas fiskal, sampe antenna TV buat nangkep RCTI. Apalagi kalo ada member baru, topik yang sama bisa ditanyakan lagi.. lagi.. dan lagi.. :)

IMAS
Email subscribe : imas_sg-subscribe@yahoogroups.com
Milis ini beranggotakan muslim Indonesia yang bermukim di Singapura. Diisi oleh banyak orang-orang saleh yang berpendidikan tinggi yang menjadi kebanggaan saya yang awam ini bisa berteman dan berguru dari tulisan-tulisan dan opini-opini mereka di milis.
Milis ini mengadakan kopi darat (kopdar) yang dikemas dalam pengajian bulanan di tempat anggota atau pengajian dalam rangka Ramadhan dan hari-hari besar Islam lainnya.

INDOPROF
Email subscribe : indoprof-subscribe@yahoogroups.com
Milis resmi para profesional Indonesian yang berdomisi di Singapura. Lebih jauh bisa langsung ke website-nya : http://www.indoprof.com/
Milis ini termoderasi dan mengirimkan email untuk menginformasikan event-event yang akan datang dan juga iklan-iklan lowongan kerja, akomodasi dll.

INDOSING-MUMS
Email subscribe : IndoSing-Mums-subscribe@yahoogroups.com
IndoSing-Mums adalah ajang komunikasi pertemuan kembali sesama warga Indonesia, khususnya komunitas perempuan Indonesia yang tinggal di Singapura.
Milis ini menggunakan bahasa Indonesia sebagai pengantar.
Milis berbagi informasi seputar dunia perempuan, ibu anak, kegiatan sehari-hari, serta pengalaman hidup di Singapura.

Semoga info milis-milis di atas berguna bagi anda yang sedang mencari info komunitas yang ingin anda bergabung.

Friday, October 21, 2005

Trik Cari Kerja Di Singapura

Hari demi hari, saya melihat rasanya tambah banyak aja orang-orang India yang bekerja di Singapura. Pagi ini waktu berangkat naik bis ke kantor, dalam bis serasa ‘warung sate’ karena dipenuhi oleh orang-orang India yang juga akan pergi ke kantor. Hmmm.. kayaknya Singapura mulai dibombardir nih oleh tenaga ahli dari India. Terbersit dalam pikiran, kemana aja yah para tenaga ahli Indonesia ? Yah mungkin memang mereka tidak perlu untuk jauh-jauh kerja keluar dari Indonesia karena memang Indonesia tempat yang nikmat untuk bekerja bagi sebagian orang. Namun bagi yang sebenarnya punya skill dan ingin bekerja ke luar negeri termasuk Singapura mungkin juga mereka tidak tahu bagaimana caranya. Untuk itu lewat tulisan ini saya ingin sedikit berbagi cerita tentang caranya mencari kerja di Singapura sebagai tenaga ahli (skilled employee) dalam berbagai bidang baik IT, Sipil, Kimia, Banking dll.

Bagaimana cara mencari lowongan dan melamar kerja di Singapura ?
Mencari lowongan bisa didapatkan di jobsearch seperti http://www.jobsdb.com.sg, http://www.monster.com.sg atau http://www.jobstreet.com.sg dan masih banyak lagi jobsearch terdapat di internet.
Melamar bisa dilakukan lewat jobsearch dengan mengirimkan CV secara online atau mengirimkan CV ke agen/perusahaan yang membuka lowongan tersebut secara langsung. Pastikan bahwa agen/perusahaan yang membutuhkan karyawan tersebut benar-benar agen/perusahaan Singapura karena ada beberapa kasus penipuan mengatasnamakan agen/perusahaan di Indonesia yang membuka lowongan di internet untuk ditempatkan di Singapura tapi untuk penipuan saja.
Intinya, TIDAK PERNAH ada lowongan di Singapura yang memungut uang pada saat proses seleksi.

Bagaimana wawancaranya ?
Wawancara untuk tenaga kerja asing biasanya dilakukan lewat telepon. Untuk itu, perjelas keahlian anda di CV yang anda kirimkan sehingga kesempatan anda untuk diinterview lewat telepon semakin besar. Dan saya kira lowongan yang memang membutuhkan keahlian dan bukan penampilan, wawancara lewat telepon lebih dari cukup.

Bagaimana kalo agen/perusahaan tersebut memerlukan anda datang untuk wawancara ?
Ya mau ngga mau anda harus datang langsung. Sebelumnya bisa dicoba untuk negosiasi supaya biaya perjalanan anda dibiayai oleh agen/perusahaan yang mengundang anda untuk wawancara. Kalo gagal, bisa dicoba pergi lewat Batam supaya irit di transportasi dan fiskal (Rp 500rb kalo lewat Batam). Kalo anda banyak uang ya langsung terbang aja ke Singapura.

Bagaimana mendapat visa kerja setelah diterima ?
Harusnya, kalo memang agen/perusahaan yang menerima anda bekerja itu bonafid, maka semua urusan ijin kerja akan disponsori dan diurus oleh agen/perusahaan yang menerima anda.
Sekedar informasi prasyarat mendapatkan visa kerja dan klasifikasinya sesuai gaji bisa dilihat di website Kementrian Tenaga Kerja : http://www.mom.gov.sg

Apakah mudah mendapat ijin kerja ?
Memang kebanyakan lowongan di Singapura lebih diutamakan untuk Singaporean atau warga asing pemegang PR (Permanent Resident). Tapi percayalah selalu ada saja lowongan yang terbuka untuk non-Singaporean terutama untuk skill-skill yang tidak pasaran. Jadi musti sabar dan telaten dalam memilah lowongan kerja.

Bagaimana standar gaji di Singapura ?
Saya bukan ahlinya pergajian jadi silakan gunakan panduan gaji (salary guide 2007) berikut : http://www.kellyservices.com.sg

Bagaimana biaya hidup di Singapura ?
Biaya hidup pastinya tergantung gaya hidup.
Tapi bisa saya gambarkan living cost per bulan di Singapore secara garis besarnya sbb. (suami+istri+2 anak):

- sewa flat 2/3 kamar (apartemen tanpa security guard) = S$900-$1200
- sewa apartemen 2/3 kamar = S$1400-$2000
- sewa condo 2/3 kamar (apartemen+sport facilities) = S$2000-$3000
- sewa terrace house (rumah tanah) = S$2500-~
- sewa kamar (bujang) = S$300-~

- makan (sederhana) = S$800
- makan (mewah) = terserah :)
- listrik+air+gas+telpon+internet+transport (normal) = S$300
- sekolah 2 anak = S$200
- cicilan mobil (kalo perlu) = S$600-$800
- rekreasi (kalo perlu) = S$200

Berapa besar pajak yang harus dibayarkan ?
Pajak Singapura relatif tidak besar dibanding negara-negara lain termasuk Indonesia. Untuk $80ribu pertama, pajaknya $4300. Berikutnya 14% tapi tergantung level salary dan juga potongan-potongan seperti istri yang tidak bekerja, anak-anak, tanggungan laen dll. Detailnya ada di website Departemen Pajak Singapura : http://www.iras.gov.sg. Terima kasih buat Mas Joko yang udah ngingetin masalah perpajakan ini.

Bagaimana mencari kost atau kontrakan di Singapore ?
Cari kos kalo anda bujangan atau kontrakan kalo anda sudah berkeluarga ini sangat gampang karena banyak agen buat cari kos/kontrakan. Salah satunya adalah JTC yg detailnya pernah ditulis oleh mbak Hanny 'Sewa Rumah Dari JTC' dalam blognya. Makasih mbak link-nya.

Bisakah bekerja di Singapore tanpa keahlian profesional ?
Setahu saya, WNI yang bekerja di Singapore bukan profesional adalah pembantu rumah tangga (PRT) atau TKW, sang pahlawan devisa. Bagaimana dengan prianya ? Entah karena apa Singapore tidak menerima tenaga kerja pria non-skill. Sebagai contoh, untuk pekerja konstruksi (kuli bangunan) kebanyakan dari India, Pakistan atau Bangladesh. Isunya sih katanya karena tenaga kerja pria Indonesia pernah mempunyai track-record jelek di Singapore. Jadi ya harap maklum buat para pria yg ingin bekerja non-skill di Singapore kayaknya belom ada celah.

Habis itu ?
Traktir saya dong.. Hehehehe…

ACHTUNG !!
MOHON TIDAK KIRIM EMAIL KE SAYA UNTUK DICARIKAN KERJA. SAYA HANYA BISA MEMBANTU MEMBERIKAN TRIKNYA SEPERTI DI ATAS. SELANJUTNYA SILAHKAN DICOBA SENDIRI.
;-)

Semoga beruntung !

Wednesday, October 19, 2005

Berkibarlah Jemuranku


Bagi kita di Indonesia, bendera merah putih berkibar terutama pada 17 Agustus adalah hal yang cukup membangkitkan nasionalisme dan semangat bung Tomo. Di Singapura sini, kibaran jemuran lah yang lazim ditemui setiap hari di flat-flat seperti tampak pada photo di atas. Yah begitulah cara mayoritas masyarakat Singapura yang tinggal di bangunan-bangunan jangkung menjemur pakaian. Mereka menjepit hasil cucian di bambu terus bambu-bambu tersebut dijulurkan di lobang-lobang bambu yang sudah disediakan biasanya di bawah jendela. Pertama kali kesini, rasanya lucu dan risih banget melihat cara mereka menjemur pakaian tersebut. Sekarang sudah terbiasa dengan pemandangan jemuran yang berkibar gagah dimana-mana tapi tetep aja masih risih kalo harus ikut-ikutan menjemur seperti mereka. Dan ini juga menjadi pertanyaan buat saya kenapa mereka harus mengibarkan jemuran mereka sementara dengan digantung di dalam rumah pun hasil cucian tersebut cepat kering juga. Malahan hasilnya ngga terlalu kering sehingga lebih mudah disetrika. Maklum yang ginian tahu banget soalnya pembantu mahal booo… hehehe..


Uniknya, tapi ini rahasia lo yah.. hihihi… mereka dengan bangganya mengibarkan jemuran-jemuran setiap hari tapi anehnya kalo hari nasional (kemerdekaan?) mereka bukannya mengibarkan bendera tapi malahan menempelkan bendera-bendera di tembok-tembok flat mereka. Lucu kan ?
Ntar deh kalo deket-deket 9 Agustusan (hari nasional Singapura) saya ambilin photo-photo bagaimana bendera-bendera Singapura menempel di tembok-tembok sementara jemuran-jemuranlah yang tetap berkibar…
Seandainya ada satu lobang bambu yang khusus buat ngibarin bendera tiap flat kan keren. Ya ngga ? :)
Tapi, yang pasti parade hari nasional Singapura hebat juga loh !

Photo-photo jemuran lain.